PERESMIAN KELAS INDUSTRI DN INSERA PALOPO DORONG KOLABORASI DUNIA USAHA DAN LEMBAGA PENELITIAN

 


       Palopo, 2 Mei 2026 — Kelas Industri DN INSERA Kota Palopo resmi dikukuhkan pada Sabtu (2/5) di Warkop Kopingho, Jl. Islamic Center 1. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 11.30 WITA ini dihadiri oleh sekitar 40 peserta, yang terdiri dari pengurus, pembina Kelas Industri, serta perwakilan dari PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk Cabang Luwu.

    Kelas Industri ini berada di bawah naungan Lembaga Penelitian Buana Kaluku Palopo, yang berperan dalam mendorong pengembangan keilmuan berbasis riset dan kebutuhan industri. Peresmian ini menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan dunia usaha, khususnya dalam menciptakan sumber daya manusia yang siap kerja dan adaptif terhadap kebutuhan lapangan.

    Ketua Umum DN INSERA Palopo, Ashabul Kahfi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ke depan Kelas Industri akan difokuskan pada penguatan kolaborasi dengan berbagai perusahaan. “Kedepan Kelas Industri akan berkolaborasi dengan beberapa perusahaan dalam pengembangan keilmuan melalui dialog, seminar, serta kegiatan lapangan lainnya,” ujarnya.

    Sementara itu, perwakilan Humas PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk Cabang Luwu, Ikra, menekankan pentingnya keseimbangan antara teori dan praktik dalam proses pembelajaran. “Harus ada kombinasi antara teori dan praktek. Melalui Kelas Industri hal tersebut bisa diwujudkan. Jika ke depan terdapat program link and match, kami siap memfasilitasi,” ungkapnya.

    Senada dengan hal tersebut, Pembina DN INSERA, Hendra Safri, menegaskan bahwa keberhasilan program kerja sangat ditentukan oleh kedisiplinan dan komunikasi yang baik. “Untuk pengembangan keilmuan melalui program kerja, diperlukan disiplin, komunikasi positif, dan keseriusan. Jika hal ini terkoneksi dengan baik, niscaya tujuan yang direncanakan akan tercapai,” tuturnya.

    Dengan diresmikannya Kelas Industri DN INSERA Palopo di bawah naungan Lembaga Penelitian Buana Kaluku Palopo, diharapkan program ini mampu menjadi wadah strategis dalam menjembatani kebutuhan industri dengan kompetensi pelajar dan mahasiswa, sekaligus membuka peluang kolaborasi berkelanjutan di masa mendatang.


Posting Komentar

0 Komentar